You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kepala Dinas Kominfotik DKI saat Seminar Keterbukaan Informasi Publik di FIA UI
photo Nurito - Beritajakarta.id

Dinas Kominfotik DKI Gandeng FIA UI Wujudkan Generasi Pengawal KIP

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) dan Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta menggelar Seminar Right to Know Day 2025.

"Mengawal keterbukaan informasi"

Kegiatan yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Hak untuk Tahu Sedunia yang jatuh setiap 28 September ini mengusung tema "Right to Know, Right to Act: Keterbukaan Informasi untuk Masyarakat yang Lebih Inklusif dan Partisipatif".

Sebanyak 150 mahasiswa FIA UI mengikuti seminar ini secara langsung dan berkesempatan memperoleh e-Sertifikat serta doorprize menarik.

70 Peserta Ikuti Sosialisasi KIP di RPTRA Cibubur Berseri

Bertindak sebagai narasumber, Kepala Dinas Kominfotik DKI Jakarta, Budi Awaluddin; Ketua Komisi Informasi Provinsi DKI Jakarta, Harry Ara Hutabarat; Dekan FIA UI, Profesor Retno KH; Wakil Ketua Komisi Informasi DKI Jakarta, Luqman Hakim Arifin; serta Kepala Kluster Riset PMOC FIA UI, Lina Miftahul Jannah.

Selain itu, hadir pula jurnalis Tempo sekaligus host Bocor Alus, Hussein Abri Dongoran yang membahas peran media dalam menjembatani hak untuk tahu dan hak untuk bertindak.

Kepala Dinas Kominfotik DKI Jakarta, Budi Awaluddin mengatakan, seminar tersebut menjadi sarana sosialisasi rutin keterbukaan informasi publik di kampus-kampus.

"Mahasiswa adalah penjaga dan pengawal demokrasi. Mereka harus memahami Undang Undang KIP agar dapat bersinergi dengan pemerintah dalam mengawal keterbukaan informasi," ujarnya, di Auditorium FIA UI, Depok, Jawa Barat, Senin (29/9).

Budi menambahkan, hingga saat ini lebih dari 80 persen organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov DKI telah meraih predikat informatif.

"Keterbukaan informasi merupakan salah satu indikator penting menuju kota global. Pertukaran informasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat harus terus diperkuat," paparnya.

Wakil Dekan I FIA UI, Teguh Kurniawan menyampaikan,.seminar ini menjadi momen penting untuk memperingati Hari Hak untuk Tahu Sedunia sekaligus menegaskan komitmen kampus terhadap transparansi.

"Transparansi adalah pilar utama masyarakat yang inklusif dan partisipatif. Setiap warga negara berhak mengakses informasi demi memperkuat demokrasi," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Informasi DKI Jakarta, Harry Ara Hutabarat mengapresiasi kehadiran Kepala Dinas Kominfotik DKI dalam seminar tersebut.

"Kampus adalah tempat orang kritis, bertanggung jawab, dan objektif. Di sinilah kader-kader bangsa dibentuk agar menjadi agen perubahan yang lebih baik," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2886 personAnita Karyati
  2. Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

    access_time20-10-2026 remove_red_eye1702 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1665 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1662 personNurito
  5. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1644 personDessy Suciati